Mulai Capek

by

Bulan September kemarin, rasanya puncak dari semua rasa capek saya. Awal bulan saya sudah direpotkan dengan asma yang masih kambuh, yang lumayan menghambat kegiatan sehari-hari saya. Tetapi yang membuat saya senang adalah saya sudah mulai kuliah, yay! Senang rasanya bisa kembali merasakan belajar. Tampaknya otak ini sudah mulai lelet dan harus diasah kembali.

Kemudian memasuki bulan puasa yang berarti saya harus puasa segala-galanya (puasa makan, puasa nonton, puasa jalan-jalan, puasa kencan), karena saya tidak punya waktu cukup untuk melakukan semua itu. Senin sampai Rabu, pulang dari kerja saya langsung kuliah sampai malam. Sampai di rumah saya harus menyempatkan diri untuk mengulang pelajaran, atau mengerjakan pekerjaan kantor yang lain.

Hari Kamis atau Jumat barulah saya bisa sedikit bernafas. Namun karena bulan puasa, maka kegiatan yang tak asing adalah buka puasa bersama. Jadilah setiap hari tiada hentinya diisi dengan kegiatan, baik itu kuliah atau berbuka bersama. Klimaksnya adalah ketika Oma saya terkena stroke. Saya dan kakak saya akhirnya memutuskan menginap di rumah sakit untuk menjaga Oma. Siangnya saya kerja, lalu sepulang kerja kembali menginap di rumah sakit.

Alhamdulillah dua hari sebelum Lebaran, Oma sudah boleh pulang. Namun ini berarti pekerjaan bertambah karena bagian kanan Oma masih lumpuh, maka Oma tidak bisa melakukan banyak kegiatan. Untuk memiringkan badan saja sulit. Saya, kakak saya dan mbak di rumah yang akhirnya bergantian menjaga Oma.

Ketika Lebaran, rumah berantakan. Tapi saya senang karena bisa bertemu dengan keluarga saya. Saya suka suasana ramai dan kumpul-kumpul. Dan itu berarti semakin banyak yang bisa menjaga Oma. :mrgreen:

Selesai Lebaran, kembalilah ke rutinitas. Saya pun memutuskan mengambil liburan tambahan *maksudnya cuti* untuk bergantian menjaga Oma. Walaupun begitu saya akui mungkin saya yang paling sedikit memantau keadaan Oma, karena pekerjaan saya mengharuskan saya berkutat di depan komputer dan menyelesaikan deadline.

Alhamdulillah lagi, setelah hampir 2 minggu, tubuh Oma sudah mulai membaik. Oma sudah mulai lancar berbicara, kaki kanannya sudah bisa digerakkan, tapi jari-jari tangannya belum bisa. Saya pun tidak henti-hentinya melatih otot-otot tangan Oma agar cepat pulih seperti sedia kala.

Memasuki bulan Oktober, rasa lelah saya mulai berkumpul. Apalagi seminggu saya benar-benar tidak ada waktu kosong. Pagi ngantor, malam kuliah. Ditambah dengan tugas seabrek membuat saya harus terjaga malam hari. Saya mulai capek. Tapi saya tidak boleh mengeluh. Rasa capek itu menandakan bahwa saya masih punya tenaga untuk melakukan semua kegiatan tersebut.

Ah, saya hanya meracau. Hari ini saya benar-benar lelah karena fisik maupun otak saya terus bekerja. Saya butuh istirahat. Saya ingin tidur. Namun tugas-tugas ini terus memanggil-manggil saya.

Baiklah, saya kerjakan dulu tugas saya. Selamat malam!

Iklan

7 Tanggapan to “Mulai Capek”

  1. ManusiaSuper Says:

    jangan lupa sholat…

  2. cK Says:

    alhamdulillah masih inget Tuhan, bang… 🙂

  3. Dana Says:

    selamat malam chik.

  4. FajarF Says:

    yak yang mahasiswa, ayo dikerjain tugas kuliah nya !! :mrgreen:

  5. Eru Says:

    Ganbatte chik!

  6. soulharmony Says:

    lebih inget laper daripada Tuhan

  7. cK Says:

    makasih semuanya atas dorongan semangatnya… ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: