Dear Mama

by

Dear Mama,

Chika mau minta maaf karena tahun ini belum bisa memenuhi keinginan Mama untuk melihat Chika pakai toga.

Chika mau minta maaf karena selama ini selalu sibuk sana sini dan malah bermain-main daripada mengerjakan thesis.

Chika mau minta maaf karena telah menyia-nyiakan waktu yang ada dan tidak memanfaatkannya dengan baik.

Chika mau minta maaf karena pada akhirnya harus perpanjang 1 semester lagi untuk menyelesaikan thesis.

Semoga hal ini tidak membuat Mama menjadi sedih.

Maafkan Chika ya Ma…

😦

Updated:

Ternyata saya berhasil lulus tahun ini juga. YAY! Gak jadi bikin Mama sedih! 😀

Iklan

9 Tanggapan to “Dear Mama”

  1. itikkecil Says:

    *puk-puk Chika*
    yang lalu biarlah berlalu…
    masih ada semester depan kan… you can do that!!!
    *pegang pompom*
    *nyamar jadi cheerleader*

  2. Alderina Says:

    😥

    Ini juga perasaanku waktu harus tambah 1 semester lagi buat skripsi chik 😦 Kamu pasti bisa melewatinyaaaa

  3. ceritaeka Says:

    Semangat Chika…
    Hugz..

  4. indahjuli Says:

    Semangat Chika!
    Mama pasti ngerti kok, dan selalu menjadi penyemangat nomor satu Chika.
    Ditunggu acara pakai toganya 😀

  5. kunderemp Says:

    She will understand.
    Every parent does. Almost.

  6. rere Says:

    horrayyyy………….
    chika gak jadi bikin mama sedih.
    kan udah beres bab V nya…
    *bakar petasan

  7. Jejak-jejak Hati Says:

    *Baca postingan ini, jadi teringat Ibu*
    Emm…..Mba, numpang nulis puisi yah:

    Ibuku sayang…
    Cintamu, adalah cahaya yang menerangi
    Setiap kegelapan di dunia fana ini.
    Kehadiranmu, begitu berharga,
    Bermakna dan berarti.

    Ibuku yg cantik…
    Tiada hari yg kujalani,
    Tanpa sedetik pun tak mengingatmu.
    Mengingat sgala pengorbananmu
    Yg tak lelah merawatku, yg tak bosan menasehatiku,
    Dan tak henti menyangiku, spanjang usiamu.

    Terima kasih Ibu…
    Tlah menghiasi kehidupanku di dunia fana ini,
    dengan senyum manismu yg menguatkan batinku.
    Terima kasih ibu…
    Telah menjagaku hingga kini.
    Terima kasih Ibu…
    Engkau selalu ada untukku.

    Ibuku yg baik…
    Maafkan aku, jika pernah melukai perasaanmu.
    Maafkan aku, selalu mengecewakanmu.
    Maafkan aku, anakmu ini…

    *Ternyata nulis puisi bnyk manfaatny, slh satunya bisa bikin hati lega*

  8. maxup01 Says:

    ibu memang orang yang sangat memiliki jasa yang tiada tara dan tanding..

    mau sebesar apapun kita membalas kebaikannya, tidak akan cukup untuk membayar semua apa yang telah di berikan terhadap kita..

    mama i love u forever…

  9. Miftah Afina Says:

    Iya, nak. Mama maafin. *pukpuk*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: