Dua Hari di Bandung

by

Akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog ini seperti diary. Berhubung blog saya yang satu ini isinya macam-macam, jadi yang ini saya bikin seperti diary aja πŸ˜€

Setelah kopdar tanggal kemarin (16-17/08/07), saya kembali merantau pergi ke Bandung bersama keluarga dalam rangka menemani nyokap dinas, sekaligus vacation. Berangkat dari Jakarta pukul 7 pagi. Perjalanan ke Bandung memakan waktu sekitar 2 jam. Sesampai di Bandung, kami sekeluarga memutuskan untuk ke Rumah Stroberi sekalian lihat-lihat maklum belom pernah kesana. Rumah Stroberi terletak di daerah Lembang, dekat dengan The Peak.Β Jalan ke Rumah Stroberi cukup jauh ditambah kondisi jalanan yang kurang nyaman serta banyak belokan-belokan. Sekitar pukul 10 saya dan sekeluarga sampai di Rumah Stroberi. Disana kami langsung mencoba untuk memetik stroberi. Mumpung masih pagi dan tidak begitu ramai. Peraturan disana, disediakan paket sebesar Rp 15.000 yaitu dapat kotak plastik, dipinjami gunting, dan boleh memetik stroberi sebanyakΒ 10-12 buah dengan berat kurang lebih 1 ons. Apabila berat melebihi, maka akan dikenakan biaya tambahan. Serta dari paket tersebut kita akan mendapatkan 1 gelas jus stroberi. Kami membayar untuk 2 paket. Dan saya mulai berburu stroberi!!! *senang*

Kebun stroberi

Tanaman stroberi

Hasil berburu stroberi

Setelah selesai berburu stroberi, kami memutuskan untuk brunch dulu (jam makan antara breakfast dan lunch) alias tea time!!! *sok kebarat-baratan* Saya memesan Macaroni Schotel dan Earl Grey Tea, serta Pofferjes untuk dimakan beramai-ramai. Yang pasti, jus stroberinya asem banget!

Pofferjes

Macaroni Schotel

Earl Grey Tea

Sehabis dari sana, kita keliling-keliling Bandung. Sekitar jam 1, kami pergi menuju Kampung Daun. Saya dengar konsep dari restoran ini sangat unik, sehingga kami sekeluarga memutuskan untuk mengunjungi tempat ini untuk makan siang. Jalan ke Kampung Daun cukup berliku-liku dan uniknya, restoran ini terdapat di areal perumahan. Namun begitu sampai di sana, ternyata ramai! Nggak nyangka, terletak di daerah perumahan, namun ramai. Sebelum masuk, kita diharuskan reservasi tempat dahulu dengan mengisi nama, alamat dan nomor telepon. Buat apa ya? entahlah. yang penting saya ingin makan!

Kampung Daun

Β 

Suasana di Kampung Daun

Kemudian kami diantarkan oleh mbak cantik yang bekerja sebagai pengantar tamu. Ternyata begitu masuk, terasa udara sejuk dan semuanya hijau! Restoran ini benar-benar mempunyai konsep yang unik. Harga makanan yang ditawar cukup mahal menurut saya hehehe berkisar Rp 10.000 sampai Rp 70.000 dengan menu-menu yang berbeda. Saya lagi-lagi memesan makanan western, lebih tepatnya eropa, yaitu Lasagna. Saya suka lasagna kayak garfield dan saya ingin mencobanya. Kemudian ada Colenak, yang terbuat dari tape, dipanggang, kemudian diberi parutan kelapa serta keju dan nanas. Hmm…rasanya manis enaak!! Berikut adalah beberapa skrinsut yang saya ambil.

Lasagna

Colenak

Β 

Nasi Kukus

Sayang sekali, minuman yang saya pesan yaitu milkshake, datangnya telat banget. Karena itu saya menamakannya milkshake satu jam :mrgreen: , karena satu jam kemudian milkshake tersebut baru datang.

Milkshake vanilla

Setelah kenyang, kami memutuskan untuk ke hotel. Namun karena jiwa belanja saya cukup besar, akhirnya kami sekeluarga memutuskan untuk mampir ke outlet-outlet di daerah Setiabudi. Kami mampir ke Rumah Mode dan House of Donatello. Sekitar jam 4, kami menuju hotel dan beristirahat.

Keesokannya, karena siangnya kakak saya ada kerjaan, maka kami memutuskan untuk kembali ke Jakarta pukul 11. Perjalanan Bandung-Jakarta yang cukup membosankan. Oleh karena itu saya milih molor aja hehehe…

Sekembali ke Jakarta, saya kelimpungan. Karena apa? Karena deadline!! Makanya postingan ini telat banget. Saya nggak ada waktu untuk nulis macem-macem karena harus fokus ke kerjaan. Sekian catatan perjalanan saya. Terima kasih sudah mau membaca. Maaf kalau kurang berkenan πŸ˜€

PS: Saat berlibur ini saya tidak mengadakan kopdar karena lebih fokus ke acara keluarga. πŸ™‚

Iklan

46 Tanggapan to “Dua Hari di Bandung”

  1. cK Says:

    Bajak PERTAMAX kekekekekk πŸ˜†

  2. antobilang Says:

    PERTAMAX!
    di blog seleb gitu lhoooo

  3. antobilang Says:

    aih, tadi masih kosong lhoo..
    :((

  4. antobilang Says:

    ga dapet PERTAMAX dapet HETRIK ya gapapa

  5. arya Says:

    rotinya enak tuh

  6. arya Says:

    kampung daun mahal kan?

  7. arya Says:

    hure hetrik

  8. arya Says:

    skalian quattrick

  9. cK Says:

  10. arya Says:

    milestone!!!!

  11. arya Says:

    asem

  12. almas Says:

    laparrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

  13. almas Says:

    Setelah kenyang, kami memutuskan untuk ke hotel. Namun karena jiwa belanja saya cukup besar

    hmmm saya rasa kayaknya dah dari sononya chik.. kekkekekke

  14. arya Says:

    *nyodorin kacang ke almas

  15. almas Says:

    hiks lapar
    *cari daon lontar ah buat makan*

  16. arya Says:

    *gagalin almas hetrik >:D

  17. deKing Says:

    Kok makanan semua? Dasar Chika…

  18. arya Says:

    iya, dasar Cikha

  19. arya Says:

    pantes chika… ge *dibekap

  20. jejakpena Says:

    Mau stroberinyaa!! T_T
    Metik langsung dari kebunnya, seru ya! πŸ˜€
    *ngilerrr*

  21. almas Says:

    weh hiruta bukan metik dari kebun tapi metik dari pohon
    *kabur*

  22. arya Says:

    bukannya hiruta tinggal di desa?

  23. arya Says:

    edan, arya kalap komen

  24. almas Says:

    keliatan arya jarang makan2 kaya diatas makanya kalap

  25. Fajar Says:

    Pofferjes…
    apa itu
    baru denger
    maap

  26. manusiasuper Says:

    Hmm…

  27. manusiasuper Says:

    koment apa ya?

  28. manusiasuper Says:

    Nyambung koment arya aja..

    MUK!

  29. antobilang Says:

    wah, sgini komen sampah semua ya?
    πŸ˜•

  30. danalingga Says:

    Wah mantep bangetu tuh makan makannya, jadi pengen euy. πŸ˜€

    Eh, tapi saya mendengar rumor kalo di kampung daun itu tempat terjadinya praktek prostitusi. Benar nggak tuh ? πŸ˜•

  31. Amd Says:

    Salam kenal πŸ˜‰

  32. Kopral Geddoe Says:

    *gemetaran, menahan nafsu makan*

  33. yume Says:

    mau….
    ke bandung…
    om fajar, bersedia jd guide ga?
    *kedip2*

  34. Fajar Says:

    @yume
    bener nih mau saya temenin
    *wink2*

  35. cakmoki Says:

    hampir sama dengan tempat rekreasi di sini Chik, … πŸ™„ *nggaya juga ah*

    wih makanannya bikin ngiler … sending dong
    Apaa ? Ga mau? … dasaaarrr p*l*t πŸ˜›

  36. aRuL Says:

    wakzx

  37. aRuL Says:

    nyampah kabeh..

  38. aRuL Says:

    sekalian hattrikz sambil pegang perut…
    *laper.. rindu makanan indonesia neh*

  39. Neo Forty-Nine Says:

    Semprul. postingan ini tidak bersahabat dengan ekstensi anti gambar….

  40. agorsiloku Says:

    hm…m…m…. jadi lapar….

  41. cK Says:

    waduh…dari sekian banyak komen, ternyata banyak yang nyampah. saya hitung dulu ya…

    arya = 12
    almas = 5
    antobilang = 4
    mansup = 3
    arul = 3
    cK = 2
    fajar = 2
    farid = 1
    deking = 1
    jejakpena = 1
    agorsilku = 1
    yume = 1
    cakmoki = 1
    amd = 1
    danalingga = 1
    geddoe = 1

    berarti pemenang sementara dipegang oleh arya. selamat bung arya! πŸ˜€

    :::sesi komen:::

    @ cK

    Bajak PERTAMAX kekekekekk

    bagus. teruskan 😈

    @ antobilang
    halah…usaha πŸ˜›

    @ arya
    komen nggak penting! πŸ‘Ώ

    @ almas
    makan sono!

    @ deking
    biarin ah bang πŸ˜›

    @ arya
    sirik aja nih orang :mrgreen:

    @ jejakpena
    *lemparin stroberi ke jepang*

    @ fajar
    itu snack dari belanda (CMIIW). kayak kue cubit gitu. diatas pofferjes biasanya dikasih gula halus, saus coklat, selai stroberi atau es krim. itu ada fotonya lho…

    @ manusiasuper
    sinting πŸ™„

    @ antobilang
    iya tuh…elo juga salah satu sampahnya :mrgreen:

    @ danalingga
    kesana donk dan :mrgreen:

    Eh, tapi saya mendengar rumor kalo di kampung daun itu tempat terjadinya praktek prostitusi. Benar nggak tuh ?

    kok tau? πŸ˜•
    *mencurigakan* πŸ™„

    @ amd
    salam kenal juga mas πŸ˜€

    @ kopral geddoe
    *berpikir untuk meng-upload foto lebih banyak* 😈

    @ yume

    om fajar, bersedia jd guide ga?
    *kedip2*

    duh… πŸ™„

    @ fajar

    @yume
    bener nih mau saya temenin
    *wink2*

    ehm ehm… πŸ™„

    @ cakmoki
    *kirim ke cakmoki*

    @ arul
    duh…nambah lagi tukang sampah πŸ˜•

    @ neo forty-nine
    kesian πŸ˜† πŸ˜†

    @ agorsiloku
    makan donk πŸ˜›

  42. atmo4th Says:

    hehe, jangan lupa mas, sebut tempatnya, kalo kebun stroberi itu di CIMAHI loh.. bukan bandung, hehe…

  43. Mrs. Neo Forty-Nine Says:

    *gak pengen*

    :mrgreen:

  44. itikkecil Says:

    mampir ke sini :mrgreen:

    skrinsyut makanan ini membuat saya laper….

  45. cK Says:

    @ atmo4th
    saya cewek! 😈

    ah terima kasih atas koreksiannya.. πŸ˜€

    @ siwi
    yakin nggak kepengen? :mrgreen:

    @ itikkecil
    pelototin aja mbak. siapa tau ntar jadi kenyang.. πŸ˜†

  46. ria Says:

    amang enak ke kampong daun laen dari pada yang laen tul ga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: